Memuat...

11 Juli 2025 2,084 tampilan

Gambar JPG akan berakhir

Gambar JPG, yang sudah ada di mana-mana di internet selama beberapa dekade, kini mulai menurun. Teknologi baru seperti AVIF dan WEBP menawarkan kualitas dan efisiensi yang lebih tinggi. Mengapa Anda mungkin sudah menggunakannya, dan apa arti kenaikannya bagi pengguna sehari-hari dan profesional?

Gambar JPG, yang sudah ada di mana-mana di internet selama beberapa dekade, kini mulai menurun. Teknologi baru seperti AVIF dan WEBP menawarkan kualitas dan efisiensi yang lebih tinggi.
Mengapa Anda mungkin sudah menggunakannya, dan apa arti peningkatan penggunaannya bagi pengguna sehari-hari dan profesional?

JPG sudah di ujung masa pakainya

Format gambar JPEG (juga dikenal sebagai JPG) telah menjadi salah satu cara paling umum untuk menyimpan dan berbagi foto digital sejak pertama kali dibuat. Dikembangkan oleh Joint Photographic Experts Group, format ini menjadi populer berkat kemampuannya untuk mengompresi data gambar secara signifikan, meminimalkan ukuran file sambil mempertahankan kualitas gambar yang relatif tinggi.

Meskipun telah berfungsi selama lebih dari 30 tahun, sampai tahun 2024, masih belum ada penerus yang benar-benar menggantikan JPEG. Namun, teknologi baru membawa keuntungan yang tidak lagi bisa ditawarkan oleh format tradisional ini.

WEBP sebagai alternatif utama

Di situs web, JPEG sering kali sudah digantikan oleh format WEBP, yang dikembangkan sekitar tahun 2010. Format ini, yang dibuat oleh Google, mendukung kompresi lossy dan lossless. Fitur utamanya meliputi:

  • Ukuran file yang jauh lebih kecil sambil mempertahankan kualitas gambar tinggi
  • Dukungan untuk transparansi (kanal alfa)
  • Kemungkinan membuat animasi

Berkat fitur-fitur ini, WEBP sangat ideal untuk gambar di internet, di mana kecepatan pemuatan sangat penting.

Google juga percaya pada AVIF

Kompetitor kuat lainnya adalah JPEG XL dan AVIF. JPEG XL bisa menjadi penerus alami JPEG klasik karena membawa kompresi yang jauh lebih baik tanpa kehilangan kualitas yang terlihat. Keunggulan lainnya adalah kompatibilitas mundur yang mempermudah transisi.

Format AVIF, yang juga dikembangkan oleh Google, menggunakan teknologi kompresi modern yang dapat menghemat ruang penyimpanan hingga 50–75% dibandingkan JPEG. Berkat dukungan dari Google Chrome dan browser lain, format ini berpotensi menjadi standar. Sebaliknya, JPEG XL menghadapi tantangan—misalnya, Chrome sudah menghentikan dukungannya pada tahun 2023.

Perkembangan format gambar terus berlanjut, dan sementara JPEG masih relevan, posisinya semakin melemah. Format modern menawarkan efisiensi dan fleksibilitas yang lebih baik, menjadikannya masa depan tidak hanya untuk situs web tetapi juga untuk area lain dari konten digital.

Artikel terkait

18 Februari 2021

Program terbaik untuk menemukan file duplikat

Meskipun beberapa duplikasi file kecil tidak mengganggu siapa pun, dalam kasus koleksi audio atau fo...

Baca selengkapnya
26 Oktober 2017

Cara mengimpor foto dan video dari PC ke Instagram

Ratusan juta pengguna menggunakan Instagram untuk membagikan selfie dan foto lainnya dengan teman se...

Baca selengkapnya
28 Juni 2017

Cara mengambil teks dari gambar

Banyak pengguna komputer yang bekerja dengan dokumen pada akhirnya menghadapi situasi di mana mereka...

Baca selengkapnya
4 Februari 2015

Buat bordiran dari foto atau gambar

Logo perusahaan, pictogram lucu, atau gambar apa pun saat ini dapat diubah menjadi desain bordir. Be...

Baca selengkapnya
4 April 2014

Cara menggunakan Google Picasa

Ulasan singkat tentang alat pengeditan foto Google Picasa. Ini adalah salah satu alat pengeditan gam...

Baca selengkapnya
10 Desember 2013

Mengganti nama banyak file sekaligus di Mac

Ketika Anda mengumpulkan sejumlah besar foto digital, misalnya dari liburan terbaru Anda, dan mungki...

Baca selengkapnya